HUBUNGAN TIK DENGAN KOMPUTER
MAKALAH
Disusun
untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknologi Informasi dan Komunikasi
Dosen
Pengampu :Yoga Eska Pambudi Utama, S.Pd
Oleh
Kelompok
17
1. Rahma
Intan Amalia Mintarso (1301413125)
2. Endah
Nur Arifah (1301413127)
JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING
FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2014
KATA PENGANTAR
Puji
syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta
hidayah-Nya, sehingga kami dapat mampu menyelesaikan tugas makalah ini guna
memenuhi tugas mata kuliah TIK. Dalam penyusunan tugas atau materi ini, tidak
sedikit hambatan yang penulis hadapi. Namun penulis menyadari bahwa kelancaran
dalam penyusunan materi ini tidak lain berkat bantuan, dorongan, dan bimbingan
orang tua, sehingga kendala-kendala penulis dapat teratasi.
Terima
kasih kami sampaikan kepada dosen yang telah membimbing kami sehingga kami
dapat menyelesaikan makalah ini. Dan Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih
kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam penyusunan makalah ini.
Kritik
saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini
dapat memberikan wawasan yang lebih luas dan menjadi sumbangan pemikiran kepada
pembaca khususnya para siswa
Semarang, 6 Agustus 2014
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman Judul……………………………………………………………………………..1
Kata Pengantar………………………………………………………………………...…..2
Daftar Isi…………………………………………………...……………………………....3
Abstrak………………………………………………………………………………….....4
Bab I Pendahuluan
1.1 Latar
Belakang……………………………………………………………………….....5
1.2 Rumusan Masalah……………………………………………………………………....6
1.3 Tujuan…………………………………………………………………………………..6
Bab II Pembahasan
2.1 Pengertian
Teknologi Informasi dan Komunikasi…………………………………….......7
2.2 Konsep Dasar
(Pengertian) Komputer……………………………………………….....8
2.3 Pengaruh TIK dan
Komputer…………………………………………………………...9
2.4 Hubungan TIK,
Komputer dan BK……………………………………………………..11
Bab III Penutup
3.1 Kesimpulan…………………………………………………………………………….13
3.2 Saran…………………………………………………………………………………..13
Daftar Pustaka……………………………………………………………………………..15
ABSTRAK
The
Connection of Technology Information and Communication with Computer
By
Rahma
Intan Amalia Mintarso (1301413125)
Endah
Nur Arifah (1301413127)
Concentration
: Guidance and Counseling
Guidance Supervisor :
Yoga Eska Pambudi Utama, S.Pd
Information
technology expanding quickly these days, has pushed the acceleration in various
fields. It also stimulated the progress in software and well balanced with its
progress and sophistication of its hardware technologies. Directly or
indirectly, information tecnolology has become an important part of many areas
of life. Because many facilities on offer, information technology can hardly be
separated from the various aspects of human life. Computer is one of the tool
of the information technology who can acceptance input, and than processing for
result output like form information. Information technology
is a very urgent
requirement / very
important in order to support more innovative services guidance and counseling. The development of
increasingly sophisticated IT can directly support
the process of service delivery
guidance and counseling more creative,
interesting and innovative.
Guidance and Counseling innovative services
that are already certainly
be motivating counselee to follow with good service and
the goal can be achieved
with good service. Guidance
and counseling in
education always align
with the development of formal education is also in
tune with the times, therefore,
guidance counseling also require an adjustment to the
progress of the implementation
of information technology
applications. Counselors are
required to be able to use as well as trained
in the use and application
of counseling through the medium
of technology.
Key
word : Information technology, computer, implementation of information
technology, Guidance and Counseling.
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Saat ini ilmu pengetahuan telah
berkembang sangat pesat, seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan telah
banyak tercipta peralatan- peralatan elektronik yang canggih.
Peralatan-peralatan tersebut digunakan manusia untuk mempermudah dalam
melakukan berbagai aktivitas serta
kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Kemajuan juga terlihat jelas pada teknologi informatika yang semakin
hari semakin banyak menawarkan fitur-fitur menarik dan canggih dengan kemudahan
dalam pengaksesan internet. Alat teknologi informatika yang kini telah menjadi
kebutuhan pokok pada aktivitas kerja manusia adalah komputer. Komputer adalah
pemecah persoalan atau pengolah data yang dapat menghasilkan informasi yang
diperlukan. ( Jhon J. Longkutoy
)
Dunia pendidikan saat ini juga tidak
terlepas pada penggunaan komputer dan pengaksesan internet.Sebagai sarana dalam
mempermudah dalam melakuakn kegiatan pembelajaran. Secara umum, dalam dunia
pendidikan, komputer memberikan banyak kemudahan bagi praktisi pendidikan. Namun
demikian, walaupun pada awalnya diciptakan untuk menghasilkan manfaat positif,
di sisi lain juga memungkinkan digunakan untuk hal negatif. Kehadiran TIK dalam
pendidikan bisa dimaknai dalam tiga paradigma, yaitu (1) TIK sebagai alat atau
berupa produk teknologi yang bisa digunakan dalam pendidikan, (2) TIK sebagai
konten atau sebagai bagian dari materi yang bisa dijadikan isi dalam
pendidikan, dan (3) TIK sebagai program aplikasi atau alat bantu untuk
manajemen pendidikan yang efektif dan efisien.
Ketiga
paradigma tersebut disinergikan dalam sebuah kerangka sumberdaya TIK yang
secara khusus diposisikan dan diarahkan untuk mencapai visi dan misi pendidikan
di Indonesia. Begitu pula dengan dunia bimbingan dan konseling saat ini yang
tak terlepas pada penggunaan perangkat komputer. Terutama komputer berbasis
internet yang memberikan banyak manfaat
dan kemudahan bagi seorang konselor atau
guru penbimbing dalam memberikan layanan terhadap klien atau peserta didiknya.
1.2 Rumusan
Masalah
Berdasarkan latar
belakang tersebut maka dapat dirumuskan sebagai berikut:
1. Apa
pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi?
2. Bagaimana
Konsep dasar dari pengertian Komputer?
3. Bagaimana
pengaruh TIK dengan komputer di era global ini?
4. Bagaimana
hubungan TIK dengan komputer?
5. Bagaimana
peranan dan penerapan TIK dalam pelayanan bimbingan dan konseling?
1.3 Tujuan
Berdasarkan rumusan
masalah tersebut mempunyai tujuan sebagai berikut:
1. Mahasiswa
dapat mengetahui pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
2. Mahasiswa
dapat mengetahui konsep dasar serta pengertian dari komputer
3. Mahasiswa
dapat mengetahui dan memahami pengaruh TIK dengan komputer di era globalisasi
4. Mahasiswa
dapat mengetahui hubungan TIK dengan komputer
5. Mahasiswa
dapat mengetaui bagaimana peranan dan peranan TIK dalam pelayanan bimbingan dan
konseling.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1.
Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi
Istilah Teknologi Informasi (TI) atau Information
Technology (IT) yang popular saat ini adalah bagian dari mata rantai panjang
dari perkembangan istilah dalam dunia Sistem Informasi (SI) atau Information
System (IS). Istilah Teknologi Informasi memang lebih merujuk pada teknologi
yang digunakan dalam menyampaikan maupun mengolah informasi, namun pada
dasarnya masih merupakan bagian dari sebuah sistem informasi itu sendiri.
Teknologi informasi memang secara lebih mudah
dipahami secara umum sebagai pengolahan informasi yang berbasis pada teknologi
komputer yang saat ini teknologinya terus berkembang sehubungan perkembangan
teknologi lain yang dapat dikoneksikan dengan komputer itu sendiri. Ada banyak
definisi dari Information Technology. Berikut ini adalah salah satu definisi
dari Information Technology yang diambil dari “Information Technology Training
Package ICA99” bahwa Industri Teknologi Informasi didefinisikan sebagai
pengembangan teknologi dan aplikasi dari komputer dan teknologi berbasis
komunikasi untuk memproses, penyajian, mengolah data, dan informasi. Termasuk
didalamnya pembuatan hardware komputer dan komponen komputer, pengembangan
software komputer dan berbagai jasa yang berhubungan dengan komputer,
bersama-sama dengan perlengkapan komunikasi, pembuatan komponen dan jasa.
TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan
teknologi komunikasi Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan
dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan
informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan
dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari
perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan
teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi
Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala
kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan
informasi antar media. Istilah TIK muncul setelah adanya perpaduan antara
teknologi komputer (baik perangkat keras maupun perangkat lunak) dengan
teknologi komunikasi pada pertengahan abad ke-20. Perpaduan kedua teknologi
tersebut berkembang pesat melampaui bidang teknologi lainnya. Hingga awal abad
ke-21 TIK masih terus mengalami berbagai perubahan dan belum terlihat titik
jenuhnya.
2.2.
Konsep Dasar (Pengertian) Komputer
Komputer sejak pertama kali
diciptakan hingga saat ini telah mengalami evolusi yang dapat meningkatkan
efisien dan efektivitasnya. Hal ini akhirnya memberikan dampak terhadap
beragamnya definisi tentang komputer itu sendiri. Banyak pendapat tentang
definisi dari kata “komputer”, yang nantinya berkembang pada definisi tentang
sistem komputer, ilmu komputer, dan teknologi informasi. Sebenarnya istilah
dari komputer itu sendiri berasal dari bahasa latin Computare yang mengandung
arti “menghitung”.
Kata
komputer digunakan dalam bahasa Inggris pertama kali tahun 1646 sebagai kata
bagi “orang yang menghitung”, kemudian menjelang 1897 juga didefinisikan untuk
mesin yang bisa menghitung. Dalam bahasa Prancis misalnya, kata computer,
disebut sebagai “ordinateur”, yang berarti pengorganisasi dan dalam bahasa
Cina, komputer disebut “ dian now” yang berarti “otak listrik”. Dalam bahasa
Inggris modern berkembang menjadi istilah “mesin pengolah data”. Menurut
Barnhart Concise Dictionary of Etymology, kata tersebut digunakan dalam bahasa
Inggris pada tahun 1646 sebagai kata untuk "orang yang menghitung"
kemudian menjelang 1897 juga digunakan sebagai "alat hitung mekanis".
Selama Perang Dunia II kata tersebut menunjuk kepada para pekerja wanita
Amerika Serikat dan Inggris yang pekerjaannya menghitung jalan artileri perang
dengan mesin hitung. Charles Babbage mendesain salah satu mesin hitung pertama
yang disebut mesin analitikal. Selain itu, berbagai alat mesin sederhana
seperti slide rule juga sudah dapat dikatakan sebagai komputer.
Namun
definisi pada saat ini berkembang, komputer adalah alat yang dipakai untuk
mengolah informasi menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata ini semula
dipergunakan untuk menggambarkan orang atas pekerjaannya melakukan perhitungan
aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian mengacu
pada mesin itu sendiri. Semula, pengolahan informasi hamper eksklusif
berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk
banyak tugas yang tidak berhubungan dengan pengolahan data.Karena luasnya
bidang ilmu komputer, para ahli dan peneliti sedikit berbeda dalam mendefinisikan
terminologi komputer,namun pada dasarnya telah memiliki muara arti yang sama.
·
Oxjord English Dictionary (OED),
mendefinisikan komputer sebagai suatu perangkat yang digunakan untuk menghitung
atau mengendalikan operasi-operasi yang dinyatakan dalam bentuk numerik atau
logika.
·
Menurut V.C. Hamacher dalam bukunya
“Computer Organization” adalah mesin penghitung elektronik yang cepat dan dapat
menerima informasi input digital, kemudian memprosesnya sesuai dengan program
yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkan output berupa informasi.
·
Menurut Robert H.Blissmer (1985), dalam
bukunya “Computer Annual” komputer adalah suatu alat elektronik yang mampu
menerima input, memproses input tadi sesuai dengan programnya menyimpan
perintah-perintah dan hasil dari pengolahan menyediakan output dalam bentuk
informasi.
·
Sedangkan William M. Fuori dalam bukunya
“ Introduction to the Computer, the Tool of Business,” berpendapat bahwa
komputer adalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar
secara cepat, termasuk perhitungan aritmatika dan operasi logika, tanpa campur
tangan manusia.
·
Menurut Sanders (1985), komputer adalah
sistem elektronik untuk memanipulasi data yang cepat dan tepat serta dirancang
dan diorganisasikan agar secara otomatis menerima dan menyimpan data input,
memprosesnya, dan menghasilkan output berdasarkan instruksi-instruksi yang
telah tersimpan dalam memori.
Dari
beberapa pendapat tentang definisi komputer seperti di atas, maka yang disebut
dengan komputer adalah perangkat elektronik yang dapat menerima masukan
(input), dan selanjutnya melakukan pengolahan (process) untuk menghasilkan
keluaran (output) berupa informasi. Maka perangkat utama untuk melakukan
tindakan tersebut terdiri atas perangkat input (input devices), perangkat proses
(process devices), dan perangkat keluaran (output devices), yang ditambah
dengan perangkat penyimpanan data atau informasi (storage devices).
2.3.
Pengaruh TIK dengan Komputer
Peranan
Teknologi Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari hari sangatlah
penting terutama dalam hal terselenggaranya era globalisasi. Dengan
dukungan teknologi informasi dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan
untuk berbagai kepentingan, dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat
dengan cepat mempengaruhi cara pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu
bangsa. Semakin canggih dukungan teknologi semakin besar pula arus informasi
dapat dialirkan dengan jangkauan dan dampak global. Oleh karena itu selama ini
dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua arah yang cukup
berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain.
Namun
pengaruh globalisasi dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi
meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Berikut ini
penjelasan tentang pengaruh dari TIK yaitu sebagai berikut:
2.3.1 Pengaruh
positif
Pengaruh
positif yang dapat dirasakan dengan adanya TIK adalah peningkatan kecepatan,
ketepatan, akurasi dan kemudahan yang memberikan efisiensi dalam berbagai
bidang khususnya dalam masalah waktu, tenaga dan biaya. Sebagai contoh
manifestasi TIK yang mudah dilihat di sekitar kita adalah pengiriman surat
hanya memerlukan waktu singkat, karena kehadiran surat elektronis (email),
ketelitian hasil perhitungan dapat ditingkatkan dengan adanya komputasi
numeris, pengelolaan data dalam jumlah besar juga bisa dilakukan dengan mudah
yaitu dengan basis data (database), dan masih banyak lagi.
2.3.2.
Pengaruh Negatif
Pengaruh
negative yang bisa muncul karena adanya TIK, misalnya dari globalisasi aspek
ekonomi, terbukanya pasar bebas memungkinkan produk luar negeri masuk dengan
mudahnya. Dengan banyaknya produk luar negeri dan ditambahnya harga yang
relatif lebih murah dapat mengurangi rasa kecintaan masyarakat terhadap produk
dalam negeri. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri
menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap
bangsa Indonesia.
Pada
hakikatnya teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam
berbagai aspek kehidupan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) sendiri
berpengaruh terhadap sudut pandang masyarakat, namun kembali pula pada
penilaian masyarakat, karena masyarakat harus selektif dan bersikap
kritis terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat
positif yang terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu
dan mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih
diminimalkan.
2.4.
Hubungan TIK, Komputer dengan BK
Teknologi informasi merupakan kebutuhan yang sangat
urgen/sangat penting dalam upaya mendukung layanan BK yang lebih inovatif.
Perkembangan TI yang semakin canggih ini secara langsung dapat mendukung proses
pemberian layanan BK yang lebih kreatif, menarik dan inovatif. Layanan BK yang
sifatnya inovatif sudah tentunya dapat membangkitkan motivasi konseli untuk
mengikuti layanan dengan baik dan tujuan layanan dapat tercapai dengan baik.
Misalnya penggunaan video/film, gambar animasi dan sejensinya yang dapat
dipergunakan sebagai sarana penunjang pemecahan masalah konseli. Dengan
demikian, keberadaan TI sangat dibutuhkan dalam mendukung kinerja guru
bimbingan dan konseling.
Bimbingan dan konseling merupakan proses upaya
membantu individu untuk mecapai perkembangannya yang optimal. (Sunaryo K :
1998). Pada intinya bimbingan dan konseling merupakan suatu upaya bantuan
terhadap individu untuk membantu mengoptimalkan perkembangan dalam kehidupannya
serta membimbing individu agar mengetahui atau mengerti dirinya sendiri,
mengarahkan, merealisasi, mengembangkan potensi, serta mengaktualisasi dirinya
sendiri dan juga melalui tugas – tugas perkembangannya dengan baik. Bimbingan
dan konseling dalam pendidikan formal merupakan salah satu sarana pendukung
untuk peserta didik optimal dalam memecahkan masalah serta mengembangkan
potensi dirinya. Bimbingan dan konseling dalam pendidikan formal senantiasa
menyelaraskan dengan perkembangan pendidikan yang juga selaras dengan
perkembangan zaman, oleh karena itu, bimbingan konseling juga memerlukan suatu penyesuaian
dengan kemajuan yaitu dengan penerapan aplikasi teknologi informasi.
Urgensi bimbingan dan konseling mengacu pada
perkembangan serta kemajuan teknologi yang mutakhir, salah
satunya ialah penggunaan alat atau media komunikasi serta informasi elektronik
baik secara online maupun offline. Penggunaan media teknologi yang
mutakhir akan senantiasa merubah gaya serta penerapan bimbingan dan konseling
yang konvensional. Sebagaimana tujuan dari kemajuan teknologi yaitu untuk
mengefisienkan atau mempermudah akses informasi, maka penerapannya dalam
bimbingan dan konseling juga mengacu pada cara yang sama tanpa mengubah konteks
dari bimbingan dan konseling tersebut. Alat – alat atau media dalam akses
informasi di era global ini sangat beragam dan mutakhir, seperti telepon
selular, komputer, internet dan media lainnya yang langsung atau online ataupun yang tidak langsung atau offline. Maka semua media teknologi
informasi tersebut akan mempermudah akses pemberian bantuan terhadap individu
jika dimanfaatkan secara tepat guna dan terlatih. Konselor dituntut untuk dapat
menggunakan serta terlatih dalam penggunaan dan penerapan konseling melalui
media teknologi.
komputer
adalah alat yang mampu melakukan proses penyimpanan dan pengolahan data
informasi secara lebih akurat dan cepat. Hal ini memungkinkan proses pelayanan
bimbingan di sekolah yang lebih tepat guna. Sehingga keterbatasan tenaga guru
bimbingan dan konseling, yang menjadi salah satu faktor tidak maksimalnya
pelayanan BK di sekolah, dapat di minimalkan. Komputer
merupakan salah satu media yang dapat dipergunakan oleh konselor dalam proses
konseling. Akhmad Sudrajat, M.Pd dalam majalah Bimbingan dan Konseling (2012: 49)
menuliskan pentingnya internet sebagai media layanan Bimbingan dan Konseling.
Salah satu landasan dalam penyeelenggaraan Bimbingan dan Konseling di sekolah
adalah landasan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Moh. Surya (2006) mengemukakan
bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi komputer, interaksi antara konselor
dengan individu yang dilayani (klien) tidak hanya dilakukan melalui hubungan
tatap muka tetapi dapat juga dilakukan melalui hubungan secara virtual (maya)
melalui internet dalam bentuk ”cyber counseling.” Hal ini sangat
memungkinkan, karena dengan membuka internet, maka siswa akan dapat Pelling
(2002) menyatakan bahwa penggunaan komputer (internet) dapat dipergunakan untuk
membantu siswa dalam proses pilihan karir sampai pada tahap pengambilan
keputusan pilihan melihat banyak informasi atau data yang dibutuhkan untuk
menentukan pilihan studi lanjut atau pilihan karirnya.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Hubungan
antara komputer dengan TIK adalah bahwa komputer merupakan hasil dari
pengembangan teknologi komunikasi dan informasi yang mampu mempermudah semua
pekerjaan manusia. Jadi dapat diartikan bahwa komputer merupakan suatu
perantara dalam mempermudah pencarian informasi dan pemberian informasi atau
biasa disebut dengan komunikasi. Model pemberian informasi bisa berupa
presentasi, atau bisa juga menggunakan web atau internet. Peranan Teknologi
Informasi dan Komunikasi dalam kehidupan sehari hari sangatlah penting terutama
dalam hal terselenggaranya era globalisasi. Dengan dukungan teknologi informasi
dan komunikasi, informasi dalam bentuk apapun dan untuk berbagai kepentingan,
dapat disebarluaskan dengan mudah sehingga dapat dengan cepat mempengaruhi cara
pandang dan gaya hidup hingga budaya suatu bangsa. Semakin canggih dukungan
teknologi semakin besar pula arus informasi dapat dialirkan dengan jangkauan
dan dampak global.
Oleh
karena itu selama ini dikenal asas “kebebasan arus informasi” berupa proses dua
arah yang cukup berimbang yang dapat saling memberikan pengaruh satu sama lain.
Pada hakikatnya teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan
dalam berbagai aspek kehidupan. Teknologi informasi dan komunikasi (TIK)
sendiri berpengaruh terhadap sudut pandang masyarakat, namun kembali pula pada
penilaian masyarakat, karena masyarakat harus selektif dan bersikap kritis
terhadap TIK yang berkembang sangat pesat, sehingga semua manfaat positif yang
terkandung di dalam TIK mampu dimanifestasikan agar mampu membantu dan
mempermudah kehidupan masyarakat, dan efek negatif dapat lebih diminimalkan. Dengan adanya perkembangan dalam bidang
teknologi komunikasi menuntut kesiapan dan adaptasi konselor dalam penguasaan
teknologi dalam melaksanakan Bimbingan dan Konseling, karena teknologi informasi dan komunikasi
melalui media komputer sangatlah membantu konselor dalam melakukan layanan
bimbingan dan konseling.
3.2
Saran
Dengan
makalah ini memberikan gambaran informasi tentang bagaimana pengertian dari
teknologi informasi dan komunikasi, pengertian tentang komputer, hubungan TIK
dengan komputer, serta hubungan TIK, komputer dengan bimbingan dan konseling.
Semoga makalah ini dapat bermanfaat untuk semuanya.Penulis menyadari dalam
penulisan makalah ini masih banyak kekurangan,oleh karena itu kami mengharapkan
kritik dan saran yang membangun agar makalah kami selanjutnya lebih baik.
DAFTAR PUSTAKA
Fauzi,
Akhmad.2008. Pengantar Teknologi
Informasi.Yogyakarta: Graha Ilmu
(Diakses
06/09/14)