Tujuan Dan Prinsip Bimbingan dan Konseling Karir di sekolah
1.Tujuan Bimbingan dan Konseling Karir di Sekolah
Secara garis besar, bimbingan dan konseling karir di sekolah
memiliki dua tujuan pokok, yaitu: Membantu
siswa dalam memahami dirinya dan dunia kerja secara khusus yang menjadi sasaran
Bimbingan Konseling tentang karier di sekolah diantaranya
- Para
siswa dapat memahami dan menilai dirinya, terutama yang berkaitan dengan
segi potensi yang ada dalam dirinya, mengenai kemampuan, minat, bakat,
sikap dan cita-citanya.
- Menyadari
dan memahami nilai-nilai yang ada dalam dirinya, serta ada dalam
masyarakat.
- Mengetahui
berbagai jenis pekerjaan yang berhubungan dengan potensi yang ada dalam
dirinya, mengetahui jenis-jenis pendidikan dan latihan yang diperlukan
bagi suatu bagian tertentu, memahami hubungan usaha dirinya yang sekarang
dengan masa depannya.
- Menemukan
hambatan-hambatan yang mungkin timbul yang disebabkan oleh dirinya sendiri
dan faktor lingkungan, serta mencari jalan untuk dapat mengatasi
hambatan-hambatan tersebut.
- Para
siswa dapat merencanakan masa depannya serta menemukan karier dan
kehidupannya yang serasi, yang sesuai.
Membantu peserta didik untuk menemukan dirinya
sendiri dan dunia kerjanya, sehingga dapat memilih, merencanakan, memutuskan
dan memecahkan masalah
Menurut
W.S. Winkel, tujuan bimbingan ada 2 yaitu:
- Tujuan
sementara dari bimbingan, agar orang bersikap dan bertindak sendiri dalam
situasi hidupnya sekarang.
- Tujuan
akhir dari bimbingan adalah supaya orang mampu mengatur kehidupan sendiri.
Mempunyai pandangan sendiri dan menanggung sendiri konsekuensi atau resiko
dari tindakan-tindakan yang diambil.
Sedangkan
secara umum bimbingan konseling tentang karir diantaranya:
- Mengerti
dirinya dan lingkungan, mengerti diri meliputi pengenalan kemampuan dan
nilai-nilai hidup yang dimiliki untuk perkembangan dirinya. Mengerti
lingkungan meliputi pengenalan baik lingkungan fisik, sosial, budaya,
informasi, lingkungan ( informasi, pendidikan, karier dan sosial pribadi).
- Mampu
memilih, memutuskan, merencanakan hidupnya dalam bidang pendidikan,
pekerjaan dan sosial pribadi.
- Mengembangkan
kemampuannya dan kesanggupannya secara maksimal.
- Memecahkan
masalah pribadi secara bijaksana.
- Memahami
dan mengarahkan dirinya dalam bertindak serta bersikap sesuai dengan
tuntutan dan lingkungan.
Dapat disimpulkan bahwa, tujuan bimbingan konseling karir di
sekolah untuk mengarahkan dan memberikan referensi bagi siswa tentang dunia
kerja, mensinkronisasikan dengan kemampuan yang dimilikinya, serta dapat
menyesuaikan dengan minat dan bakatnya
2.Prinsip Bimbingan dan Konseling Karir di Sekolah
- Pemilihan
karir lebih merupakan suatu proses dari suatu peristiwa.
- Pemilihan
dan penyesuaian karir dimulai dengan pengetahuan tentang diri. Individu
harus memahami potensi ,bakat, minat dan kemampuanya.
- Bimbingan
karir haruslah merupakan suatu pemahaman diri.
- Bimbingan
karir membantu pemahaman dunia kerja dan pekerjaan dalam masyarakat.
- Dalam
bimbingan karir termasuk pula pemberian informasi, keterangan mengenai
latihan atau pendidikan yang diperlukan untuk memperoleh pengetahuan,
berbagai keterampilan dan pola tingkah laku yang diperlukan untuk suatu
pekerjaan.
- Bimbingan
karir merupakan suatu kegiatan yang dilaksanakan oleh para konselor dalam
memberikan rangsangan dan bantuan perencanaan karir, membuat keputusan dan
penyesuaian karir.
Prinsip-prinsip bimbingan konseling karir disekolah adalah :
- Seluruh
siswa disekolah hendaknya mendapat kesempatan untuk mengembangkan dirinya
dalam pencapaian karirnya secara tepat.
- Program
bimbingan karir hendaknya memiliki tujuan untuk merangsang perkembangan
pendidikan siswa.
- Setiap
siswa hendaknya memehami bahwa karir itu adalah sebagai suatu jalan hidup
dan pendidikan adalah sebagai persiapan untuk hidup.
- Siswa
hendaknya dibantu dalam mengembangkan pemahaman yang cukup memadai
terhadap diri sendiri dan kaitanya dengan perkembangan social pribadi dan
perencanaan pendidikan karir.
- Siswa
perlu diberikan pemahaman tentang dimana dan mengapa mereka berada dalam
suatu alur pendidikanya.
- Siswa
dalam keseluruhan hendaknya dibantu untuk memperoleh pemahaman tentang
hubungan antara pendidikanya dan karir.
- Setiap
siswa pada setiap tahap program pendidikanya hendaknya memiliki
pengalaman-pengalaman yang berorientasi pada karir secara berarti dan
realistic.
- Setiap
siswa hendaknya memilih kesempatan untuk menguji konsep, berbagai
ketrampilan dan perananya guna mengembangkan nilai-nilai dan norma yang
memiliki aplikasi bagi karir dimasa depanya.
- Program
bimbingan karir disekolah hendaknya diintegrasikan secara fungsional
dengan program pendidikan pada umumnya dan program bimbingan konseling
pada khususnya.
- Program
bimbingan karir disekolah hendaknya berpusat dikelas dengan koordinasi
oleh pembimbing disertai partisipasi orang tua dan kontribusi masyarakat.
Daftar Pustaka
http://aniendriani.blogspot.com/2011/03/prinsip-prinsip-bimbingan-karir.html






0 komentar:
Posting Komentar
Masukkan Komentar dengan kata yang sopan